bebas

Tuesday, 14 July 2015

Photograph by Ed Sheeran

Sebenarnya sudah sejak duet sama Taylor Swift aku suka suaranya Ed Sheeran, tapi begitu Thinking Out Loud diputar di radio, aku udah histeris termasuk saat Photograph yg sekitar bulan Juli ini wara wiri di radio.
Lagunya Ed Sheeran itu macem2, ada yg ngebeat ada yg mellow, cm aku sukanya yg mellow. Suaranya cocok bgt kalau lagu mellow musik akustik gitu..yaa sukaan sih. Liriknya menyentuh dan dalam gitu...sukaan sih interpretasinya.

Nah aku udah liat mvnya photograph, nyeritain tumbuh kembang ed sheeran dengan musik dan keluarga gitu sih. Mungkin semacam dia berterimakasih sama foto dan video yg udah membuat dia selalu ingat kenangan jatuh bangun bermusik gitu.
Inilah lirik photograph dan terjemahan ala-ala aku.


Loving can hurt, loving can hurt sometimes
But it's the only thing that I know
When it gets hard, you know it can get hard sometimes
It's the only thing that makes us feel alive

We keep this love in a photograph
We made these memories for ourselves
Where our eyes are never closing
Our hearts were never broken
And time's forever frozen, still

So you can keep me
Inside the pocket of your ripped jeans
Holding me close until our eyes meet
You won't ever be alone, wait for me to come home

Loving can heal, loving can mend your soul
And it's the only thing that I know
I swear it will get easier, remember that we're never repeating ya
And it's the only thing to take with us when we die

We keep this love in a photograph
We made these memories for ourselves
Where our eyes are never closing
Our hearts were never broken
And time's forever frozen, still

So you can keep me
Inside the pocket of your ripped jeans
Holding me close until our eyes meet
You won't ever be alone
And if you hurt me
That's okay baby, there'll be worse things
Inside these pages you just hold me
And I won’t ever let you go
Wait for me to come home
Wait for me to come home
Wait for me to come home
Wait for me to come home

You can keep me
Inside the necklace you bought when you were sixteen
Next to your heartbeat where I should be
Keep it deep within your soul
And if you hurt me
That's okay baby, there'll be worse things
Inside these pages you just hold me
And I won’t ever let you go

When I'm going, I will remember how you kissed me
Under the lamppost back on Sixth street
Hearing you whisper through the phone
Wait for me to come home


Photograph

Mencintai dapat melukai, terkadang
Tapi itulah yg kutahu
Ketika cinta menjadi sulit, kau tahu itu terkadang
Itulah yg kutahu dapat membuat kita hidup

Kita menyimpan cinta ini dlm foto
Kita membuat kenangan utk kita sendiri
Ketika mata kita tak pernah menutup
Hati kita tak pernah patah
Dan waktu selamanya membeku, masih

Jadi kau dpt menyimpanku
Dalam saku jins robekmu
Menggenggamku erat sampai mata kita bertemu
Kamu tak akan pernah sendiri
Meski jika kamu melukaiku
Tak masalah karna akan ada yg lebih buruk

Jadi kamu dapat menggenggamku
Dan aku tak kan pernah membiarkanmu pergi
Tunggu aku pulang ke rumah

Mencintai dapat menyembuhkan, mencintai dapat menambal jiwamu
Dan itu satu2nya yg kutahu
Aku bersumpah ini akan smkn mudah, ingatlah kita tak akan mengulangnya
Dan itulah satu2nya yang kutahu untuk kita bawa sampai mati

Kamu dpt menyimpanku
Dalam kalung yg kau beli saat umur 16 tahun
Di samping detak jantungmu adalah dimana aku seharusnya berada
Simpanlah ke dalam bersama jiwamu

Ketika aku pergi, aku akan mengingat bagaimana kau menciumku
Di bawah tiang lampu jalan keenam
Mendengarmu berbisik di telepon
Tunggu aku pulang ke rumah


Densha Otoko eps 8

Sakurai mengamati kejadiannya melalui kamera dari mainan mobil-mobilannya. Sayang, mainannya malah nabrak dan rusak, lalu segera membawa Densha ke rumah sakit. Selama Densha sakit, Sakurai mengambil alih tokoh Densha dan mengatakan bahwa Densha menyerah. Member forum sadar bahwa itu adaah Densha palsu lalu sakurai dibully para member.


Tega amat Sakurai
Horikita maki yg jadi adiknya, masih kecil dia

Saat di rumah sakit, Aoyama menunggu Densha, lalu datanglah Sakurai yang meminta Aoyama pergi sebentar. Saat hanya berdua dg Densha, dirinya mengancam Densha untuk tidak mendekati Aoyama dan berpura2 bahwa dirinya adalah tunangan Aoyama. Saat Aoyama kembali, Sakurai mengatakan kebohongan bahwa Densha tidak menyukainya dan hanya ingin sendiri (jahaatnya).

Adiknya Densha menemui Aoyama untuk memberikan hadiah dari Densha yang sudah pecah sambil memperingatkan Aoyama untuk meninggalkna Densha jika hanya ingin mempermainkannya. Densha dijenguk oleh teman2 otakunya sambil membawa berbagai barang kesukaan mereka. Meski Densha tidak lagi ingin jadi otaku tapi hatinya mengatakan lain tapi terjadilah dilema lalu dia pingsan.

Densha berusaha untuk menelepon Aoyama, sayang yang melihat itu Sakurai lalu memblock nomernya Densha. Lalu dia menelopn rumah Aoyama yang tersambung dengan ibunya. Ibunya mengatakan bahwa Aoyama trauma dengan kebohongan. Setelah tau permasalahannya adalah kebohongan dan bukan karena dirinya adalah otaku, maka Densha kembali jadi otaku dan meminta teman2nya mengembalikan barang2 koleksinya.



Ada-ada aja Sakurai ini
Malah dibawa kabur orang mobilnya

Sakurai mengajak Aoyama jalan2, modusnya aja sih soalnya dia mau nglamar Aoyama. Sakurai sudah mempersiapkan cincin dan speaker besar di bagasi mobil. Aoyama sendiri sedang memikirkan kata-kata ibunya sebelum tadi dirinya pergi. Lalu Aoyama dapat telpon dari Keisuke yang bilang bahwa Densha telpon terus berkali-kali tapi tak pernah dijawab Aoyama. Aoyama segera lari meninggalkan Sakurai yang mengejarnya dengan mobil-mobilan yang di atasnya ada cincin. Saat itulah mobil sakurai dibawa kabur dua perempuan, lalu cincinnya jatuh ke jurang (aak kasian banget).


Kejujuran awal kepercayaan densha

Densha buru2 membuka pintu, saat dibuka ternyata Aoyama dan malah ditutup lagi seakan memang tak percaya Aoyama mau menemuinya lagi.

Aoyama diajak masuk ke kamar Densha lalu Densha mengakui kalau dirinya adalah otaku.  Densha melakukannya sambil menangis, tapi Aoyama justru kagum dengan kamar Densha dan merasa tidak masalah. Densha memberikan action figure Mina untuk Aoyama sebagai hadiah ulangtahun. Action figure itu dipajang di meja Aoyama, dipandanginya sambil menelepon dan tersenyum.
---bersambung---


Densha Otoko eps 7

Saat Densha dan Aoyama bercakap-cakap, Sakurai melihatmelalui kamera yang ditaruh di mainan mobil-mobilannya. Ternyata Densha adalah seorang otaku dan itu cocok dengan tebakan  Sakurai yang sebelumnya bahwa Aoyama adalah Hermes. Aoyama merasa sedih karena dia dibohongi sama seperti mantannya dulu telah membohonginya. Densha terlihat terpukul dan menangis lalu meminta maaf berkali-kali. Akan tetapi Aoyama meminta untuk tidak bertemu lagi. Sakurai mengambil kesempatan tersebut untuk mengantar Aoyama pulang dan menemaninya.


Sakurai mengalami dilema antara ingin merebut Aoyama dari Densha atau tetap menganggapnya seperti adik. Namun sepertinya keputusan Sakurai jelas ingin merebut Aoyama dari Densha.
Sesampainya di rumah, Densha segera menyalakan komputer dan melihat komentar penyemangat seharian tadi dari para member. Sayangnya Densha membawa kabar buruk dan menganggap bahwa penampilan otakunya yang membuat Aoyama tidak menyukainya.


Jinkama yang ikut kasihan membaca forum itu segera mengambil tindakan dengan mengajak Keisuke untuk makan malam bersama Aoyama dan dirinya mengajak Densha. Saat makan malam, Jinkama dan Keisuke kabur. Tapi sebelum kabur, Keisuke memberi tahu bahwa Aoyama sebentar lagi ulangtahun dan berharap Densha dapat merayakannya.

Densha tetap membuntuti Aoyama eh maksudnya mengantar ding tapi Aoyama bersikap dingin sambil memanggil taksi. Sebelum Aoyama masuk taksi, Densha bertanya pada Aoyama, “Yang manakah yang mimpi? Kebersamaan kita atau keadaan kita yang sekarang” ?(kadang aku curiga deh, masak orang yang nggak punya pengalaman percintaan bisa-bisanya mengeluarkan kata-kata yang mendalam seperti itu hahaha, atau mungkin dia banyak baca juga sih..bisa jadi). Lebih sedih denger jawban Aoyama , “Itu semua nyata dan tak tergantikan, tapi semua sudah berakhir” (huaaaaa..T.T). ternyata kegalauan


Pertempuran hati namanya ini
Khayalan Sakurai nih

Densha lagi-lagi dicurahkan di forum. Dirinya mengambil keputusan untuk berusaha merubah diri dari seorang otaku. Di sisi lain, Sakurai yang membaca forum tersebut mengambil langkah untuk mengambil hati Aoyama.

Langkah yang  oleh Densha adalah membuang koleksinya dengan rapi dimasukkan ke kardus lalu dihanyutkan ke sungai. Tapi saat pulang ke rumah, tiba2 ada dua kotak yang sama begitupun isinya yang berupa action figure dll. Tapi keyakinan Densha begitu kuat untuk berubah dan memutuskan untuk menelepon Aoyama untuk merayakan ulangtahunnya.

Di saat yang sama Sakurai sedang merencanakan kejutan di hari ulangtahun Aoyama yang disertai khayalan-khayalan romantisnya. Bahkan Sakurai meminta Aoyama memakai restaurannya untuk merayakan ulangtahun bersama teman-temannya.


Keteguhan hati Densha membuat Aoyama luluh

Densha memutuskan untuk membeli hadiah piring untuk Aoyama dan bersiap menunggunya jam  7pm di tempat pertama bertemu, apapun yang terjadi baik datng atau tidaknya Aoyama setelah diteleponnya. Kebulatan tekad Densha mempengaruhi pembaca dan anggota forum yaitu Karin sang pengisi suara anime yang ingin belajar ke luar negeri. Di restaurannya, sakurai sudah mempersiapkan semuanya dgn seksama tapi restaurannya masih sepi. Ternyata Aoyama tidak jadi ke restaurannya karena memilih yg lain.

Jinkama menghampiri Aoyama dan berusaha meyakinkannya untuk menemui Densha, tapi sebelum percakapannya terselesaikan, Sakurai menarik Aoyama untuk ikut menuju restaurannya.

Di jalan Aoyama berpikir dan meminta untuk berhenti. Ternyata Aoyama melihat Densha yang kehujanan. Setelah mereka berhadapan dan berbicara dengan haru, Densha ambruk dan hadiahnya pecah. Aoyama menangis memanggil-manggil Densha. ---bersambung---


Densha Otoko eps 6

Mikirin hadiahnya mau diapain

Densha dapat ajakan dari temen-temen otakunya untuk menonton acara comic tentang karakter anime, lalu Aoyama juga menelpon menanyakan kabar hadiah cangkir darinya. Densha mengatakan bahwa cangkir disimpan dan dijaga baik-baik, tapi Aoyama ingin agar cangkir itu digunakan maka ia mengundang Densha untuk main ke rumahnya sambil minum teh. Betapa senang dan hebohnya Densha yang kemudian disusul dengan komentar-komentar dari anggota forum.


Latihan di depan manekin gubrak

Dalam perjalanannya, Densha gugup sekali sehingga saat melihat baliho keroro dirinya menghormat untuk mendapat kekuatan ekstra. Begitupun saat melihat manekin di jalan, Densha berlatih berkata-kata seolah berhadapan dengan Aoyama. Saat itu Keisuke dan ibunya melihat tingkah konyol Densha dan sempat terhenti untuk melihat tapi kemudian berlalu tanpa curiga bahwa orang itulah yang ditunggu kakaknya.
Sesampainya di depan pintu, densha gemetaran sewaktu memencet bel lalu terpana saat memasuki rumah Aoyama. Densha ternyata diminta bantuannya untuk memperbaiki komputer.


Di sela-sela memperbaiki, sempat-sempatnya memakai komputer itu untuk membuka forum dan mengabarkan kondisinya pada para anggota, termasuk saat ditawari teh bermerk Benoist (bacanya Benoa, sebuah produk yang menyajikan minuman dan makanan yang berkualitas, sepertinya dari Inggris). Anggota forum berlomba memberi saran untuk menyatakan perasaan Densha pada Hermes, pada akhirnya mereka berdua justru menonton film bersama dan tidak menyatakan perasaan. Di rumahnya Densha galau lagi karena dia diajak Aoyama/ Hermes untuk nonton pertunjukan musikal padahal di hari yang sama dia mau nonton comic dan udah punya tiket VIPnya.


Haaaa?

Lalu di suatu antrian, Sakurai menggumamkan nama Hermes yang menyebabkan orang di depannya heran dan ikut menggumam juga, begitupun dengan orang di depannya dan seterusnya. Ternyata mereka adalah anggota forum Densha yang sedang mengantri di kafe Benoist. Saat berada di dalam kafe, seusai menyeruput teh, salah satu dari mereka mengatakan Densha yang diikuti keterkejutan dari pelanggan lainnya. Beberapa pelanggan secara domino menggumamkan perkataan yang berkaitan dengan kegalauan Densha lalu menimbulkan keterkejutan aneh lainnya di antara mereka.

Jinkama memaksa Densha mengunjungi restauran yang baru buka, ternyata itu restauran Kesuke dan disitu ada Aoyama juga. Densha dan Aoyama saling salah paham sebelum akhirnya menyadari bahwa Jinkama sedang mengincar Kesuke dan begitupun sebaliknya. Densha dan Aoyama pulang bersama, itu merupakan kesempatan Densha untuk mengungkapkan perasaannya tapi  dia masih belum siap, Aoyama memakluminya dan sepertinya tau apa yang ingin dikatakan Densha. Lalu mereka bergandengan tangan sesaat setelah Densha meraih tangan Aoyama untuk menghindarkannya dari mobil.
Densha pada akhirnya membatalkan janjinya denganAoyama.


Kaget begitu tau siapa hermes

Berdalih sedang mengerjakan tugas, Densha menuju tempat acara comike, tetapi amplop biru berisi tiket VIP tidak ketemu. Densha menghubungi Keisuke karena yakin amplop ketinggalan disana. Benar saja, amplop itu ditemukan Sakurai saat bermain dengan mobil remote kontrolnya. Kesuke menelpon Aoyama, seketika Aoyama berinisiatif untuk mengantar amplopnya sendiri.  Tak lama Sakurai menyadari bahwa Hermes adalah Aoyama dan Sakurai ngefans banget sama Hermes yang diceritakan densha.


Aoyama berlari-lari menuju tempat comike yaitu Tokyo Big Sites. Densha yang nggak punya tiket VIP diusir dari venue. Lalu bersama kedua temannya memajang barang-barang mereka di pinggir jalan di area tersebut (sebenenya aku nggak ngerti ini maksudnya memajang barang di tempat sepi). Aoyama pun sampai dan bertemu dengan Densha. Raut mukanya terlihat kecewa, marah dan sedih melihat Densha. Amplop yang dibawanya pun sampai jatuh ke tanah saking kecewanya terhadap Densha. Aoyama merasa sudah dibohongi, lalu pergi meninggalkan Densha sambil menahan tangis.
---bersambung---


Friday, 19 June 2015

Rejeki Anak So Sweet (KFC Time)

Sebenernya udah beberapa hari ini berencana ke kfc karena mau nukerin lucky chance line. Aku udah off dari line hampir 3 tahun, terus beberapa waktu lalu karena memori hp udab bisalah buat diinstalin aplikasi ini ya udah deh langsung kalap main. Betapa beruntungnya aku bisa dapet 2 lucky chance seminggu (mgkn karena dikit2 pegang hp kali ya), padahal dulu jamannya dapet boneka line, aku gak pernah dapet).


Lucky chance line edisi alfamart
Lucky chance line edisi KFC

Hampir aja rencana ke kfc batal karena ada urusan sebentar, tapi pada akhirnya aku emang ditakdirkan ke kfcnya pas makan siang. Badalaah padat banget ini, ya mungkin hari Minggu kali ya. Terus aku pesen super besar1, super besar 2 dan sundae float. Ternyata pembelian super besar sampai jam 4 sore dapet free puding yg harganya goceng, waaaw. Pas mau nuker lucky chance kan aku pilih sup ayam, eh kata mbaknya g ada terus ditanyain ke masnya dan ternyata udah ada. Asiknyaa. Untuk minumnya, aku pilih pepsi dan ibuku pilih air putih aja.


Menu yg dipesan beserta freenya

Aku milih tempat yg di luar karena yang di dalem udah penuh dan kayaknya ada acara ultah anak2 jg sih. Di luar yg masih kesentor AC (ah bahasanya), aku dan ibu pilih yang deket tembok dengan 4 kursi. Di sebelah kami ada kelompok kkn yang lagi membahas program kerja. Duh berasa nostalgia 2 tahun yang lalu.

Lagi seru2nya mengupas crispy ayam dan mencocol dengan saus tapi belum sempat memasukan ke dalam mulut, ibuku bilang,
"lho kui kan sing x factor kae."

Aku noleh dan melihat 4 pemuda yang aura kebintangannya terasa, sepertinya sedang kebingungan cari tempat duduk.

"apa sih? Masak sih?" aku masih melihat mereka sambil berpikir kalau2 ini Nu Dimension, kan kalau 4 orang x factor identik ke grup itu. Tapi kok bukan ya, apa mataku minus banget.

"hoo kui lho sing x factor." ibuku meyakinkan tapi g tau namanya.
Akhirnya keempatnya berjalan berurutan menuju pantry yang sambungannya ke meja pesanan. Nah waktu mereka jalan kan ngelewatin mejaku, satu-satu kuperhatiin tuh.


Mika pas ala2 karyawan kfc langsung pada ngrubutin dia deh


Taraa...jackpot! Ada mikha angelo! Baru sadar bahwa...itu the overtunes! (aduh sumpah aku gumunan banget tapi masih belum yakin). Lalu kehebohan lain datang dari meja anak2 kkn yg bilang ke temen2nya saat keempat pemuda itu berlalu, "mas minta foto dong..hahaha"


Langsung deh kembali ke wujud semula sebagai sasaran foto bareng

Jadi bener itu tadi the overtunes? Ibuku segera menyuruhku foto. Tapi aku enggan sih, maluuk sama umurlah. Begitu mendengar teriakan dari meja pesanan, naluri fangirlku gak bisa mengelak bahwa aku harus melakukan paparazi. Mengendap2 aku menuju meja pesanan yg penuh dengan remaja dan gadget di atas kepala (maksudnya hp yg diangkat buat memfoto mika).

Sosok mika sedang memandang ke arah fans menantikan pesanan customer ala-ala pegawai kfc. Terus sibuk foto sama karyawan kfc. Di saat seperti itulah hapeku ikut kuangkat lalu memaksimalkan zoom dan kunci wajah artisnya hahaha.
Baliklah aku untuk melanjutkan makan yg tertunda karena tujuanku ke situ ya makaaan. Selain mau nuker lucky chance, aku juga kepengin makan ayam yg kayak di drama Let's Eat sih. Yah kalau gitu mah nyoba bonchon dulu aja, tapi udah diniatin ke kfc sih.


Yang lain antri, aku tinggal noleh aja.

Anak2 kkn udah pergi dan aku udah tinggal makan puding dan eskrim aja dong huhuhu, tiba2 ada beberapa orang beberes meja yang dari mejaku tuh arah jam 5 pas. Ternyata the overtunes mengadakan sesi tanda tangan dan foto (huaaa di belakangku persis cm jarak 10 langkah). Panitia udah mewanti2 remaja untuk antri berbaris dari arahku. Aku makan pudingnya sambil noleh2 liatin fansigningnya the overtunes, udah gak fokus ke makanan begitupun beberapa orang di sekitarku ikut tersita perhatiannya sebentar. Lalu aku pun meninggalkan meja berlari menuju antrian sebelum akhirnya mengerem langkah karena aku enggak beli cdnya the overtunes (maluuk..maluuk bgt).

Akhirnya aku hanya (g boleh bilang hanya deh, spotku itu strategis bgt kok) memfoto dari mejaku dan selfie utk membuktikan keabsahan ceritaku (penganut no pict = hoax). Ohya ngomong yang kupesan hari ini sebenernya yang selalu aku pesan kalau makan sama ibu yg berupa nasi, ayam dan eskrim 1. Beruntungnya hari ini ya haha rejeki anak so...sweet kali ya. Ternyata jadwal kunjungan ke situ harusnya jam 14.30 dan entah kenapa bisa datengnya jam 12.30. Yaah lumayan lah ikut hebring. Beneran deh suasananya tuh kyaa..kyaa hampir histeris gitu. Ini pertama kali liat event fansigning secara nyata dan dekat hahaha. Aku kurang gaul sih anaknya. Terus lagunya the overtunes terngiang-ngiang dong sepanjang perjalanan pulang. Aku g sampe selesai liatnya karena keburu pulang, tauk deh mereka nyanyi atau enggak. Jadi, itu pengalaman kulinerku yg extraordinary fantastic ya. Sampai jumpa selanjutnya.
(Minggu. 14 Juni 2015, 12.15 kfc ugm)


Stars for Certain Planet (chapter 2)

Dua Putri dan Martabak Hao Hao

Sederhana yang membahagiakan

Sore itu selepas jam 15.00 nampaknya matahari masih melepaskan hawa panasnya yang memberi efek kelelahan dan kemalasan pada diri ini. Sejak awal sudah ada niatan janjian sama temen, hampir aku batalkan tapi kuurungkan karena sudah janjian (hari gini kalau g janjian mah susah ketemunya). Menyusuri panas dan padatnya jalan Kaliurang, aku menepikan motor menghampiri teman untuk mari bernostalgia dan sharing sesuatu apalah.

Makan menjadi tujuan kami, sayangnya seperti kebiasaan sebelumnya yang terjadi adalah kesulitan menentukan tempat makan. Sebetulnya simpel karena kami gak rempong kalau makan, tapi sebentar dulu laah pikir-pikir juga kali.
Memutuskan untuk ke arah selatan adalah hal yang tidak salah sekalipun harus menyeberang, tapi permasalahannya adalah kami menyeberang dengan motor sehingga  harus lebih hati-hati.

Oke, sepertinya bus Transjogja adalah kendaraan terakhir dari arah berlawanan dan kebetulan berhenti  di perhentian yang jaraknya 10 langkah dari kami. Body aduhai si bus membuat saya harus mendorong maju si motor dan mengintip waspada jika ada kendaraan yang melintas sebelum kami menyeberang. Keraguan yang mengiringi caraku mengendarai motor disambut dengan serbuan pasukan kuda atau bebek besi di belakang bus Transjogja tadi.

Memutuskan mundur adalah langkah yang bisa kupikirkan saat itu meski akhirnya kuakui itu menjadi sebuah peristiwa konyol. Kenapa bisa konyol? Sebetulnya aku malu untuk mengingatnya tapi kupikir-pikir lagi kalau itu bukanlah sebuah aib yang akan menimbulkan trauma makanya kuceritakan saja.

Oke sulit untuk merekonstruksi polah tingkahku saat sudah maju lalu mundur sebab tidak akan bisa seperti Syahrini yang bisa cantik meski maju mundur, aku malah maju bahaya dan mundur konyol.
Kita tahu bahwa motor memiliki gas dan rem serta stang yang penting untuk menentukan arah (eh kayak nama album sebuah band yaa). Nah itu dia yang tidak aku maksimalkan, di saat dalam posisi maju dan melihat serbuan bebek besi (bebek aja deh, kalau kuda tuh keliatan keren soalnya, kan mereka ceritanya mau menyerang aku), aku memundurkan diri sepaket dengan motor dan teman yang kuboncengin, sebut namanya Dian. Aman dan tinggal menunggu pasukan itu lewat baru deh bisa menyeberang.

Kekonyolan terjadi saat aku menunggu habisnya kendaraan yang lewat. Aku sepertinya sedang amnesia sesaat dan melupakan keberadaan si bohay yang menatap tajam ke arahku sejak berhenti tadi. Silau lampu beriringan dengan klakson yang tegas mengisyaratkan untuk menjauh dari pandangannya. Aku tersadar, gugup dan sedikit panik memundurkan diri dengan KAKI. Helloow (harus pake w biar waow) memundurkan motor beserta muatannya dengan KAKI adalah konyol karena terlihat seperti seseorang yang kepayahan tapi candid, aduh gimana menjelaskannya yaa. Bahkan aku hampir kehilangan keseimbangan karena menahan ketawa, Oh My God, bisa dibayangkan betapa malunya kaan (enggak sih karena dalam hati aku malah geli sejadi-jadinya).

Lupakan yang tadi karena kami yang berjalan perlahan menyusuri jalan, berhasil menemukan rumah makan Dua Putri, cocok karena kita sedang berdua dan kita perempuan. Sebenernya bukan itu sih alasannya tapi karena feel mengatakan ini nih tempat makan yang harus didatengin, maka mendaratlah kita di situ. Rumah makan yang sederhana dengan tempat duduk berwarna hijau dan orange itu bernama Dua Putri.
Menyenangkan, kita diberi dua buku menu dan itu memudahkan kita untuk memilih pesanan yang disuka. Kalau biasanya kan harus berbagi buku menu sampai memiring2kan kepala untuk liat atau sampai sabar membolak-balik bergantian saking galaunya.
Kita sudah cukup bijak dan memikirkan masak-masak yang akan dipesan, kebetulan ada harga dan juga keterangan porsinya.

Berikut pesanan kami: Fuyung hai, Ayam bakar manis, Jamur crispy porsi reguler, cumi porsi kecil dan dua gelas jus strawberry.


Fuyunghai


Pertama-tama fuyung hai dulu yang datang. Sama seperti fuyunghai pada umumnya aku beli sih, campuran sayur dan telur disiram kuah asam manis dan diberi acar segar di atasnya. Kelamaan ngobrol eh curhat malah kuahnya keburu meresap di fuyunghainya, tapi tak apa tetep nikmat disantap kok. Ohya kita pesen nasi juga dan menurutku porsinya banyak lho tapi baguslah memuaskan pelanggan. 


Cumi goreng tapi digimanain dulu

Menu selanjutnya yang datang adalah cumi porsi kecil. Aku lupa nama masakannya sih pokoknya cumi bumbu apa gitu. Cuminya digoreng pake telur tapi ada campurannya kayaknya karena meski gak langsung dimakan tetep ada sensanyi krenyesnya padahal gak ada crispynya. Sekilas bentuknya kayak perkedel sih karena bulat coklat dan ada daun bawangnya. Teksturnya gak nguwatin banget untuk dicicip. Rasanya..voila! enak meeen. Porsi kecilnya aja kita dapet 6 biji cuma ada yang kecil juga cuminya tapi tetep memuaskan kok untuk coba2, kan takutnya entar bukan selera kita terus gak abis kan sayang juga. Recomended dan besok kalau mau makan lagi mending pesen yang reguler porsinya, nyoba varian lain juga boleh.


Jamur crispy yang cocok dicemal cemil
Kecil sih tapi rela dibagi2 kok

Pesananku yang paling ingin kusantap datang dengan tampilan tak mengecewakan. Jamur crispy porsi reguler, banyak ternyata loh ampe tumpe-tumpe (ah apaan sih). Tapi emang iya deh keliatan banyak bertumpuk-tumpuk gitu, crispy krenyes pula. Jamurnya juga lembut dan enggak liat, pinter banget sih masaknya. Crispynya meski aku makannya lama, enggak jadi keras ataupun lemes. Duh semakin ngefans sama jamur crispy nih dan ini top banget.

Lalu ayam bakar manis yang sebenernya aku lupa nama menunya gaes, tapi recomended juga karena manisnya pas. Meskipun tampilannya kecil, dagingnya banyak dan empuk begitupun dengan tulangnya yang bisa disesep-sesep bahkan dimakan. Bumbunya itu lho meresapnya sampai tulang belulang. Efek sedikit gosong di bagian kulit, bagiku merupakan nilai estetika yang mengundang selera karena di sekeliling dagingnya berwarna coklat dengan kilau bumbu yang bercampur minyak. Tampilannya  benar-benar mengkhawatirkan laju air liur, takutnya tak terkendali dan menetes keluar ahahaha.


Ketauan itu yg haus bgt sapa

Yuk kita cobain jus strawberrynya. Tampilannya plain seperti cuma buah strawberry dikasih air, gula lalu dijus. Iya sih kenyataannya memang gitu tapi mau berharap tampilan seperti apa sih kalau pesen jus. Kekecewaan itu tak serta merta memupus penasaranku terhadap citarasa jus ini. Terbukti bahwa rasanya ternyata enak untuk pelepas dahaga. Menyegarkan, manis, dan berwarna cerah, sungguh kombinasi yang membahagiakan bukan?


Bisa bedain kan toppingnya
E buset, masnya pemain ac milan

Itulah pesanan kami yang dilahap penuh syukur dan sukacita. Sebelum pulang, kami mampir ke minimarket yang ada di perempatan Kaliurang. Ternyata disitu ada yang jual martabak. Sebenernya gak ada kepikiran untuk bawa oleh2 sih, cuma Dian yang ngasih tau aja terus kebetulan ada diskon 10.000 untuk pelajar mahasiswa. Martabak manis itu bernama martabak Hao-hao. Harganya lebih mahal dari maartabak manis yang lain karena toppingnya yang istimewa macam kraft, ceres, silverqueen, toblerone, skippy, nutella, ovomaltin dan Ritterspot.

Martabaknya juga diklasifikasikan menjadi B, K dan TK: Besar, Kecil dan Tergantung Kebutuhan bukan ding yang bener tuh Tipis Kering. Aku memilih Martabak Hao-hao  4 rasa, sebenernya ada juga yang 6 rasa tapi lebih mahal sih. Toppingnya bebas danaku memilih silverqueen, kraft, nutella dan ovomaltin.
Aku sarankan untuk makan martabak manis ini selagi hangat supaya bisa merasakan dan membedakan teksturnya meski topping sama-sama coklat. Kalau udah kelamaan dan lumer ya sudahlah pasrah aja mau makan yang mana aja rasanya sama aja coklat. Sekedar ngasih tau nih harganya Rp 50.000 sudah dipotong kartu pelajar Dian ahahaha. Thanks Dian.

Perjalanan kuliner hari itu eh hari apa ya lupa oh tanggal 3 Juni 2015 selesai sudah. Tapi ada side story nih sebagai penutup. Ternyata sewaktu sedang makan di Dua Putri, hpku bergetar ada wasap muncul dari temanku Winda. Winda memaparkan dengan lancar kejadian konyol sewaktu aku menyeberang tapi gak jadi sampai diklakson garang sama bus. Kok bisa tau sih dia??? Usut punya usut sia ada di dalem bis itu coba ahahaha, mampus  loe sisch...maluuk mah maluuk aja.

Note:
Thakiees buat Dian yg supporting, listening, caring (udah kayak produk jasa apa sih). Cerita ini juga dipersembahkan untuk Winda yang menceritakan kekonyolanku menjadi sesuatu yang membahagiakan bagiku hihihi. Tak lupa untuk semua yang senantiasa membaca blog gajeku selama ini serta yang aku spammin postingan dari blogku. Kalau gengges hapus aja yaah..ehehe.


Kalo makan emang selagi hangat biar jelas toppingnya